Jadwal Siaran Langsung (Live Streaming) Trans TV Maroko - Iran 15 Juni 2018

Jadwal Siaran Langsung (Live Streaming) Trans TV Maroko - Iran 15 Juni 2018

Jadwal Siaran Langsung (Live Streaming) Trans TV Maroko - Iran 15 Juni 2018.

Pertandingan timnas Maroko dan Iran di Piala Dunia 2018 akan disiarkan langsung atau live streaming oleh TransTV, sebagai pemegang Licenced Broadcaster FIFA World Cup 2018 di Indonesia.

Pertandingan Maroko - Iran berlokasi di stadion Krestovskyi (Sankt-Peterburg (St. Petersburg)), 15 Juni pukul 22.00 WIB.

Live Streaming Trans TV

Profil Timnas Maroko

Dari 23 pemain timnas Maroko, 17 di antaranya lahir di luar wilayah kekuasaan Raja Mohammed VI itu. Medhi Benatia, sang kapten yang merumput bersama Juventus, lahir di Prancis. Achraf Hakimi, belum lahir saat bendera Maroko berkibar terakhir kali di Piala Dunia dua puluh tahun silam, lahir di Spanyol dan menuntut ilmu di akademi sepakbola Real Madrid.


Para pemain diaspora itu menjadi tulang punggung timnas Maroko di kancah sepakbola. Di babak kualifikasi, saat melumat Mali 6-0 di Stadion Pangeran Moulay Abdellah di Rabat, keenam pencetak gol lahir di luar Maroko, termasuk pengatur permainan dan pencetak gol terbanyak Hakim Ziyech yang sukses mengantar Ajax ke final Liga Eropa tahun silam.

 Dengan jumlah 17 itu, timnas Maroko menjadi timnas sepakbola dengan daftar pemain hasil diaspora paling banyak. Sangat berbeda dengan Piala Dunia 1998, saat hanya ada dua pemain yang lahir di luar negeri dalam daftar pemain timnas negara itu. Herve Renard, pelatih timnas Maroko asal Prancis, mengaku cukup kerepotan dalam sesi latihan. Pasalnya, para pemainnya bicara dengan bahasa ibu berbeda-beda: Prancis, Spanyol, Flam, Belanda, dan Jerman serta Arab dan Tamazight – salah satu ragam bahasa suku Berber di Maroko.

Maroko punya rekor luar biasa jelang tampil di Piala Dunia 2018 dengan tidak terkalahkan sejak 2017. Namun, Iran meraih dua kemenangan dari tiga laga uji coba sebelum melawan Maroko. Peluang terbaik Iran adalah menahan imbang Maroko jika mampu menunjukkan performa terbaiknya.


Maroko Menang Setelah 20 Tahun Absen di Piala Dunia

Maroko punya sistem bermain yang cair. Dari 4-4-2 ketika bertahan menjadi 4-3-3 ketika menyerang. Pelatih Herve Renard pun bisa menggunakan aturan 4-2-3-1. Hakim Ziyech, Nordin Amrabat, dan Younes Belhanda bisa membuat Maroko tangguh di depan Sementara Medhi Benatia, Achraf Hakimi, dan Nabil Dirar terbukti ampuh menggalang pertahanan sehingga Maroko hanya kebobolan satu gol di fase kualifikasi.



Berikut daftar pemain timnas Maroko di Piala Dunia Rusia 2018. 


Kiper: Mounir El Kajoui (Numancia), Yassine Bounou (Girona), Ahmad Reda Tagnaouti (Ittihad Tanger)

Pertahanan: Mehdi Benatia (Juventus), Romain Saiss (Wolves), Manuel Da Costa (Basaksehir), Badr Benoun (Raja Casablanca), Nabil Dirar (Fenerbahce), Achraf Hakimi (Real Madrid), Hamza Mendyl (LOSC)

Gelandang: M’barek Boussoufa (Al Jazira), Karim El Ahmadi (Feyenoord), Youssef Ait Bennasser (Caen), Sofyan Amrabat (Feyenoord), Younes Belhanda (Galatasaray), Faycal Fajr (Getafe), Amine Harit (Schalke 04)

Penyerang: Khalid Boutaib (Malatyaspor), Aziz Bouhaddouz (Saint Pauli), Ayoub El Kaabi (Renaissance Berkane), Nordin Amrabat (Leganes), Mehdi Carcela (Standard de Liege), Hakim Ziyech (Ajax).

Pelatih: Herve Renard


Profil Timnas IRAN


Iran tampil cemerlang dalam pra kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Dalam Grup A, klub asuhan pelatih Carlos Queiroz, tak pernah menelan kekalahan dari 10 pertandingan. Padahal mereka bersaing dengan nama besar Korea Selatan, Uzbekistan, Qatar dan Tiongkok. Bermodal enam kemenangan dan empat kali imbang, Iran menjadi jawara dan lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.

Dari wakil Asia, memang Iran yang paling sedikit mengirimkan pemainnya ke kompetisi Eropa. Queiroz memutar otak untuk memilih talenta yang ada dalam kompetisi dalam negeri. Untungnya Iran masih punya Reza Ghoochannejhad, pemain berusia 30 yang bernaung di klub Belanda, Heerenveen. 


Pemain Timnas IRAN 


Pelatih: Carlos Queiroz Pemain bintang: Mehdi Taremi Kiper: Alireza Beiranvand (Persepolis), Rashid Mazaheri (Zob Ahan), Amir Abedzadeh (Maritimo) Bek: Ramin Rezaeian (KV Oostende), Mohammad Reza Khanzadeh (Padideh), Morteza Pouraliganji (Al Saad), Pejman Montazeri (Esteghlal), Seyed Majid Hosseini (Esteghlal), Milad Mohammadi (Akhmat Grozny), Roozbeh Cheshmi (Esteghlal) Tengah: Saeid Ezatolahi (Amkar Perm), Masoud Shojaei (AEK Athens), Mehdi Torabi (Saipa), Ashkan Dejagah (Nottingham Forest), Omid Ebrahimi (Esteghlal), Ehsan Hajsafi (Olympiakos), Vahid Amiri (Persepolis), Saman Ghoddos (Ostersunds FK), Ali Gholizadeh (Saipa) Striker: Alireza Jahanbakhsh (AZ Alkmaar), Karim Ansarifard (Olympiakos), Mahdi Taremi (Al-Gharafa Sports Club), Sardar Azmoun (Rubin Kazan), Reza Ghoochannejhad (SC Heerenveen)



Share this:

Disqus Comments