Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Doa Saat Mendengar Adzan

Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang jin, tidaklah seorang manusia, dan tidaklah sesuatu pun mendengar seruan adzan seseorang yang mengumandangkannya, melainkan mereka akan bersaksi untuknya pada Hari Kiamat." Rasulullah SAW juga bersabda, "Apabila kalian mendengar panggilan adzan, ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan oleh muazin (orang yang beradzan)." Baca juga Doa Hendak Berwudhu Meniru ucapan orang yang beradzan itu disukai dan disubahkan, kecuali ketika muazin mengucapkan, "Hayya 'ala al-shalah" (Marilah kita tunaikan shalat) dan "Hayya 'ala al-falah" (Marilah kita menuju kesuksesan). Ketika muazin mengucapkan kedua kalimat tersebut, orang yang mendengar menjawab, "La hawla wa la quwwata illâ billah" (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Dan, ketika muazin mengucapkan "Qad gamat al-shalah" (Sholat akan segera didirikan), orang yang mendengar mengatakan, "Aqamaha Allah wa adâ

Cak Nun Dorong Dialog Empat Mata Presiden Jokowi dan Habib Rizieq

Budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun mendorong dialog empat mata antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Pemimpin FPI Rizieq Shihab setelah terjadi "Sambil menunggu presiden mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya enam rakyatnya, sekarang saatnya terjadi dialog empat mata antara Jokowi dengan Habib Riziq. Di-'wali'-i misalnya oleh Pak Jusuf Kalla dan Gus Mus (KH Mustofa Bisri)," dikutip dari caknun.com, Selasa (8/12).  Cak Nun menyebut setelah dialog Jokowi dengan Rizieq bisa disusul dialog-dialog berikutnya antar berbagai kelompok dan stakeholders bangsa ini. Prinsip yang harus dicapai, kata Cak Nun, "Menang bersama, bukan menangan sendiri 2- Semua insyaallah menjadi lerem dan tenang oleh pertemuan itu 3- Tidak boleh ada yang dipermalukan. Menang tanpo ngasorake.  Yang menang NKRI, Persatuan Kesatuan, Bangsa dan Rakyat Indonesia. Win-win Game." "Kita punya Pancasila, kita pelaku Demokrasi, kita punya warisan wisdom luar biasa dari sejar

Daftar Menteri Terjerat KPK Karena Korupsi

Pembaca tentu masih ingat dengan pemberitaan hangat akhir pekan ini, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka pengadaan bantuan sosial Covid-19 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelumnya Edhy Praboro juga ditetapkan tersangka dengan dugaan korupsi ekspor benih. Namun tidak hanya itu sebelumnya sudah ada sederet nama menteri yang juga tersandung kasus saat masih menjabat sebagai pembantu presiden, berikut beberapa daftarnya : 1. Imam Nahrawi  Jabatan : Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada Kabinet Kerja periode 2014-2019.  Asal : Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).  Vonis : penjara selama 7 tahun dan denda Rp 400 juta subsider 3 bulan kurangan.  Kasus : Imam diduga menerima suap senilai Rp 14,7 miliar melalui asisten Menpora Miftahul Ulum atas kasus suap hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Imam menerima uang tersebut selama periode 2014-2018.  2. Idrus Marham  Jabatan : Menteri Sosial pada Kabinet Kerja periode 2014-2019.  Asal : P